Latest Entries »

http://smpmuh2yk.sch.id/html/index.php

Iklan

http://rendyjogja.blogspot.com/
http://xrinzzz.wordpress.com/
http://ditseno.wordpress.com/
http://yopitriananda.blogspot.com/
http://agonkthree.blogspot.com/

isiplin diri merupakan hal penting dalam setiap upaya membangun dan membentuk karakter seeorang,Sebuah organisasi, dan sebuah masyarakat bangsa. Sebab dalam hubungannya dengan seseorang karakter mengandung pengertian [1] Suatu kualitas psitif yang dimiliki seseorang,sehingga membuatnya menarik dan atraktif. [2] reputasi seseorang. dan [3] seseorang yang unusual atau memiliki kepribadian yang eksentrik.

Dalam kamus poerwadarminta, karakter diartikan sebagai tabiat watak : sifat sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang daripada yang lain. Dengan pengertian di atas dapat dikatakan bahwa membangun karakter [character building] adalah proses mengukir atau memahat jiwa sedemikian rupa, sehingga “berbentuk”,unik,menarik, dan berbeda atau dapat dibedakan dengan orang lain. Ibarat sebuah huruf dalam alfabet yang tak pernah sama antara satu dengan yang lain.,demikianlah orang-orang yang berkarakter dapat dibedakan satu dengan lainya [termasuk dengan yang tidal/belum berkarakter atau “berkarakter” tercela].

kalimat itu bleh jadi merangkum sejarah hidupnya yang sangat inspirasional. lewat perjuangan panjang dan ketekunan yang sulit dicari tadinganya,ia kemudian menjadi salah seorang pahlawan besar dalam sejarah amerika yg mendapatkan berbagai penghargaan tingkat nasional dan nasional dan internasional atas prestasi dan pengabdiannya [lihat homepage http://www.hki.org] . Helen Keller adaah model manusia berkarakter terpuji. Dan sejarah hidupnya mendemostrasikan bagaimana proses membangun karakter itu memerlukan disiplin tinggi karena tidak pernah mudah dan seketika atau instant Diperlukan refleksi mendalam utk membuat rentetan model choice [keputusan moral] dan tindak lanjuti dgn aksi nyata sehingga menjadi praksis,refleksi,dan praktik. diperlukan sejumlah waktu utk membuat semua itu menjadi custom [kebiasaan] dan membentuk watak atau tabiat seseorang.

Demikianlah makna penting sebuah karakter dan proses pembentukan nya yg tidak pernah mudah melahirkan manusia manusia yg tidak bisa dibeli . Ke arah yg demikian itulah pendidikan dan pembelajaran termasuk pengajaran di institusi formal dan pelatihan di institusi non formal seharusnya bermuara, yakni membangun manusia manusia berkarakter terpuji, manusia-manusia yg memperjuangkan agar dirinya dan orang-orang yg dapat dipengaruhinya agar menjadi lebih manusiawi,menjadi manusia yang utuh atau memiliki intergritas

http://rendyjogja.blogspot.com/

http://rendyjogja.blogspot.com/

http://rendyjogja.blogspot.com/

uji nyali 9E

NABI ADAM AS

Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh – tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya, bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.

Kekhawatiran Para Malaikat.

Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: “Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu.” View full article »

Tidak banyak keterangan yang didapat tentang kisah Nabi Idris di dalam Al-Quran maupun dalam kitab-kitab Tafsir dan kitab-kitab sejarah nabi-nabi. Di dalam Al-Quran hanya terdapat dua ayat tentang Nabi Idris yaitu dalam surah Maryam ayat 56 dan 57:

“Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah ) Idris yang terdapat di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. 57 – Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” { Maryam : 56 – 57 } View full article »

Nabi dan Rasul adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas memberi petunjuk kepada manusia tentang keesaan Allah SWT dan membina mereka agar melaksanakan ajaran-Nya. Ciri-ciri mereka dikemukakan dalam Al-Qur’an,

 

“… ialah orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah. Mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada takut kepada seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pembuat perhitungan.” (Q.S. Al Ahzab : 39). View full article »

Salah satu yang menjadi perhatian orang terhadap Islam adalah bagaimana Islam menanggapi pemeluknya yang murtad (keluar dari Islam). Ada pemikiran keliru yang berkembang dan dihubungkan dengan Alquran, termasuk oleh sebagian orang Islam sendiri – yang mempunyai pemikiran bahwa Alquran mengatakan bahwa hukuman bagi yang murtad adalah orang semacam itu harus dipenggal. Hal mana ini juga yang dijadikan alasan bagi mereka, dari kalangan non muslim khususnya , mengatakan bahwa Islam adalah agama Teror. Kenyataannya sebenarnya justru kebalikan dari itu. View full article »